FaktaID

Informasi Berita Terupdate

Januari 30, 2023

Jakarta (FaktaID) – Penyerang Borussia Dortmund Sebastian Haller berharap bisa bermain pada pertandingan kompetitif pertamanya pada 2023 setelah sembuh dari kanker testis.

Berbicara di kamp pelatihan musim dingin tim Jerman di Marbella, Spanyol, Haller bertekad untuk melakukan yang terbaik agar siap menghadapi pertandingan Dortmund melawan Augsburg pada 22 Januari.

Pemain berusia 28 tahun itu berkata: “Tentu saja semuanya mungkin. Saya tidak memiliki kendala dalam pikiran. Satu-satunya orang yang dapat menghalangi saya adalah para pelatih dan staf medis.”

Pemain kelahiran Prancis asal Pantai Gading itu mengaku sangat mendengarkan tim medis Dortmund.

Sabtu (7/1) lalu, ia kembali berlatih bersama timnya setelah menyelesaikan pengobatan kanker yang meliputi kemoterapi dan dua kali operasi.

Haller, yang berolahraga sendiri selama pemulihannya, mengakui itu “tidak mudah” tetapi sepadan.

Pelatih kepala Dortmund mengakui kemungkinan pengganti Sebastian Haller.

Haller belum bermain sejak bergabung dengan Dortmund dari Ajax musim panas lalu.

Kapten Dortmund Marco Reus, yang juga akan kembali beraksi pada Januari setelah pulih dari cedera, berkata: “Melihatnya, saya kembali ke lapangan lagi.”

Reus melanjutkan: “Kami sangat senang dia bisa kembali ke permainan. Cara dia melawan penyakitnya menunjukkan kekuatan mentalnya.”

Mantan striker West Ham itu terakhir kali bermain untuk Ajax melawan Vitesse Arnhem pada 15 Mei di pertandingan terakhir Eredivisie musim 2021-22.

Haller adalah satu dari empat pemain Bundesliga yang didiagnosis menderita kanker testis, bersama dengan Timo Baumgartel, Marco Richter, dan Jean-Paul Boetius.

“Saya berbicara secara teratur dengan Timo Baumgartel, Marco Richter dan Jean-Paul Boetius. Meskipun diagnosisnya sama, penyakitnya berbeda untuk setiap orang, mereka tetap memberi saya tip yang berguna,” kata Haller.

Jude Bellingham akan berbicara tentang masa depannya dengan Dortmund
Müller Tak Akan Mundur dari Timnas Jerman

Koresponden: Jafar M. Siddique
Editor: Gilang Galliarta