FaktaID

Informasi Berita Terupdate

Januari 30, 2023

Rupee diperkirakan akan stabil dengan kecenderungan penguatan yang terbatas

JAKARTA (FaktaID) – Nilai tukar rupiah antar bank sedikit melemah di Jakarta pada Rabu pagi di tengah kuatnya permintaan obligasi pemerintah Indonesia.

Rupiah pagi ini melemah 42 poin atau 0,28% menjadi Rp14.930 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya Rp14.888 per dolar AS.

“Rupiah diperkirakan akan stabil dengan tren penguatan yang terbatas,” kata Analis Senior DCFX Futures Lukman Leong saat dihubungi FaktaID di Jakarta, Rabu.

Lukman menilai sentimen rupiah masih sangat positif tercermin dari tingginya permintaan SBN yang mendorong imbal hasil obligasi bertenor 10 tahun ke level terendah sejak Maret 2022, saat ini sebesar 6,62 persen.

Dolar AS Turun, Aktivitas Bisnis Eropa Optimis Atas Kenaikan Euro

Tingginya permintaan obligasi pemerintah Indonesia didorong oleh sentimen positif investor terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat di tengah perlambatan dan resesi global.

Pergerakan utama rupiah juga ditopang oleh revisi aturan Pendapatan Ekspor (DHE) yang akan memperkuat rupiah dalam jangka panjang ke depan.

Pemerintah Indonesia akan merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Penerimaan Ekspor dari Pemanfaatan, Pengelolaan dan/atau Pengolahan Sumber Daya Alam untuk menyelaraskan pertumbuhan ekspor dengan cadangan devisa. Revisi regulasi DHE diyakini akan menambah cadangan devisa nasional.

Menurut PP No 1 Tahun 2019, hanya sektor pertambangan, peternakan, kehutanan, dan perikanan yang wajib mengisi cadangan devisa dalam negeri. Selain menambah sektor barang ekspor, pemerintah juga akan mengkaji besaran yang harus dimasukkan dalam cadangan devisa.

BI Rilis Alat Operasi Mata Uang Baru Agar DHE Nyaman di Indonesia

Selain itu, Bank Indonesia (BI) mencatatkan aliran masuk modal asing neto sebesar Rp14,8 triliun pada periode 16-19 Januari 2023 yang mayoritas masuk ke pasar surat utang negara (SBN).

Di sisi lain, premi Credit Default Swap/CDS 5 tahun Indonesia meningkat menjadi 87,21 basis poin (bps) dari 86,08 basis poin (bps) hingga 19 Januari 2023.

Namun, menurut Luckman, investor diharapkan menunggu sebelum rilis data produk domestik bruto (PDB) triwulanan AS. IV 2022 dan Inflasi Pengeluaran Konsumsi Pribadi / Indeks Harga PCE.

Lokman memperkirakan nilai tukar rupee/dolar AS akan berfluktuasi di kisaran 14.800 hingga 15.000 rupee per dolar AS hari ini.

Pada Selasa (24/1), rupiah menguat tajam sebesar 188 poin atau 1,24% diperdagangkan pada 14.888 rupee per dolar AS, dibandingkan penutupan Jumat (20/1) di 15.075 rupee per dolar AS. Dolar

Rabu pagi, rupiah melemah 42 poin
Rupee menguat 45 poin pada Selasa pagi

Koresponden: Marta Herlinavati Simanjuntak
Editor: Risbani Fardanieh