FaktaID

Informasi Berita Terupdate

Juni 1, 2023

Jakarta (FaktaID) – Cristiano Ronaldo akhirnya angkat bicara soal kepergiannya dari Manchester United, sembari menegaskan dirinya menjadi pria yang lebih baik setelah melalui “fase buruk” dalam kariernya.

Ronaldo kembali ke Manchester United pada 2021 dan mencetak 24 gol dalam 38 pertandingan di semua kompetisi pada musim 2021/22. Namun, kedatangan Erik ten Hoag di Old Trafford pada musim panas membuatnya semakin jarang bermain.

Ini membuat Ronaldo tidak senang dan dia mengungkapkan situasinya dalam wawancara eksklusif dengan Pierre Morgan di mana dia secara terbuka mengkritik Manchester United dan Erik ten Hoag.

Wawancara ini menyebabkan pemutusan kontraknya dengan kesepakatan bersama, dan dia bergabung dengan Klub Al-Nasr Arab Saudi setelah Piala Dunia.

Ronaldo tembus 500 gol di liga dengan mencetak 4 gol untuk Nasr

Menurut Daily Mail, dia mengatakan dalam konferensi pers sebelum pertandingan Portugal melawan Liechtenstein di kualifikasi Euro 2024: “Saya tidak masalah mengatakan bahwa saya mengalami fase buruk dalam karir saya, tetapi tidak ada waktu untuk menyesal.”

“Hidup terus berjalan, suka atau tidak, itu adalah bagian dari asuhan saya. Ketika Anda berada di puncak gunung, Anda sering tidak dapat melihat apa yang ada di bawah.”

Dia melanjutkan: “Sekarang saya lebih siap dan penting untuk belajar karena saya tidak pernah mengalami hal seperti beberapa bulan terakhir. Saya pria yang lebih baik sekarang.”

Ada spekulasi bahwa striker berusia 38 tahun itu akan berhenti setelah Piala Dunia Qatar, tetapi kedatangan Roberto Martinez sebagai pelatih baru Portugal telah menghidupkan kembali optimismenya.

Portugal menghadapi Liechtenstein dalam laga kualifikasi Euro 2024 pada Jumat dini hari WIB (24/3) sebelum menghadapi Luksemburg pada Senin (27/3) dan Ronaldo akan berusaha menunjukkan dirinya masih bisa tampil di level internasional.

“Ini musim yang berbeda bagi kami semua. Energinya bagus, positif, itu yang paling penting,” tambahnya. “Sekarang ada angin segar, ada ide dan pola pikir yang berbeda.”

Thomas Muller: Messi Lebih Mudah Dikalahkan Daripada Ronaldo
Roberto Martinez ditunjuk sebagai pelatih kepala baru timnas Portugal