FaktaID

Informasi Berita Terupdate

Januari 28, 2023

Bandar Lampung (FaktaID) – FIFA kembali meminta wartawan FaktaID Triono Subagyo sebagai salah satu pemilih untuk memilih pemain, kiper, dan pelatih terbaik 2022.

Dengan demikian, ia telah menjadi pemilih selama lima tahun berturut-turut sejak 2018 usai Piala Dunia di Rusia. Kemudian pada tahun 2019, 2020, 2021 dan 2022.

Menurut Yoyok, sapaan akrabnya, FIFA memintanya melalui email pada akhir September 2022 untuk menyatakan keinginannya menjadi pemilih.

Dalam email tersebut juga dijelaskan bahwa jika tidak suka akan diteruskan ke wartawan atau media lainnya.
Bin Kong Dadan Ramdani. Kang Dadan menjawab “Mongo Moss”. Bagus sekali. Lanjutkan,” katanya di Bandar Lampung, Minggu.

Dia menambahkan bahwa email tersebut juga menjelaskan bahwa FIFA kembali – atau untuk pertama kalinya – meminta dukungan yang berharga pada panel pemungutan suara untuk FIFA Best Football Awards.

Yoyok yang saat ini menjadi Redaktur Nusantara di LKBN FaktaID menjelaskan, dirinya terpilih untuk kategori putra terbaik, yakni FIFA Men’s Player of the Year, FIFA Men’s Coach of the Year, dan FIFA Men’s Goalkeeper of the Year.

“Teknik voting juga menggunakan aplikasi khusus FIFA melalui perangkat (Apple dan Android). Penggunaannya hanya berlaku sejak hari pertama pemungutan suara pada 12 Januari hingga berakhirnya pemungutan suara pada 3 Februari 2023. Sistem tidak dapat diakses kapan pun. di luar sistem ini. Tidak akan. Pemilih dengan memberikan kode, nama pengguna dan kata sandi (password),” lanjutnya.

Selama fase pemungutan suara dan pemungutan suara, ditentukan oleh FIFA bahwa kredensial ini unik dan tidak boleh dibagikan. Perlu juga dicatat bahwa hanya pemilih yang berhak memilih.
Suara yang dikirimkan oleh orang lain tidak akan ditinjau dan tidak akan dihitung dalam hasil akhir.

FIFA pun memberikan arahan dengan menawarkan sejumlah pilihan prestasi bagi pemain, penjaga gawang, dan pelatih di tahun 2022.

“Tidak sulit menentukan siapa yang akan dipilih karena mereka sudah terpilih dengan prestasinya masing-masing, apalagi mengikuti perkembangan,” jelasnya.

Wartawan ulung sebelum bergabung dengan FaktaID, Yuyok sudah empat kali meliput PON dari tahun 1996, 2000, 2004 dan 2008, serta SEA Games di Indonesia (Palembang) pada tahun 2011, Piala AFF di Filipina pada tahun 2016. Piala Dunia 2018 Rusia dan Asian Games Jakarta – Palembang 2018.

Dia meliput sepak bola nasional saat PSBL masih di papan atas dan menutupi liga Indonesia – sehingga dia sering bepergian ke kandang beberapa tim lawan.

Kenangan saya saat meliput di Surabaya dan Jackson F Thiago masih menjadi pemain Persabaya. Tidak ada penonton. PSBL gagal. Tapi ketika kami pulang, begitu pula bus kami
Terus tembak.”

Menurut pria yang pernah menjabat sebagai Humas KONI Lampung, Sekretaris SIWO Lampung dan salah satu pendiri Majalah Foto Indonesia (PFI) Lampung ini, liputan olahraga sangat menyenangkan dan membutuhkan kesabaran, teknik, dan daya tahan untuk mendukungnya. .

“Kompetisi atau pertandingan kadang sampai malam. Kalau pertandingan sudah selesai, kita masih harus lapor, jadi butuh syarat awal,” ujarnya.

Sementara itu, rekannya, Kepala Kantor FaktaID Lampung, Hisar Sitanggang menyambut baik dan mendukung terpilihnya Triono Subagyo sebagai pemain dan pelatih terbaik FIFA.

“Diminta atau dipilih lima kali berturut-turut berarti kredibilitas Mas Yuk sebagai wartawan atau wartawan FaktaID tetap terjaga bersama panitia. Nama FaktaID juga terangkat karena wartawan tersebut sudah lima kali menjadi salah satu wakil Indonesia sebagai pemilih.” ” ” Dia berkata.

Soal siapa yang akan dipilih, lanjut Hissar, Yoyok harus sudah memiliki track record pemain yang layak dipilih sebagai yang terbaik di antara sekian banyak yang terbaik.

“Selain itu, hampir setiap hari kami sering membahas sepak bola dan pemain-pemain terbaik dunia, baik secara langsung maupun melalui grup media sosial,” ujarnya.

Wartawan FaktaID kembali memilih pemain terbaik FIFA 2021.

Messi Masuk Nominasi Pemain Terbaik FIFA, Ronaldo Tidak Termasuk

Koresponden: Dayan Hadyatna