FaktaID

Informasi Berita Terupdate

Januari 29, 2023

Tidak ada lahan untuk mendirikan tenda pengungsian, lahan pertanian dipilih agar kegiatan ekonomi petani, termasuk distribusi pupuk, menghadapi kendala pasca gempa.

Cianjur (FaktaID) – PT Pupuk Kujang, anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero) mendukung pemulihan sektor pertanian di Cianjur, Jawa Barat, pascagempa sektor pertanian di wilayah tersebut.

Saat dihubungi, Kamis, Juru Bicara Popuk Kujang Andy Kujang mengatakan, tim tanggap bencana Popuk Kujang menemukan banyak petani yang meninggalkan lahan garapan pascagempa 5,6 SR di sejumlah wilayah di Cianjur. Lahan pertanian banyak yang terbengkalai.

Andy mengatakan: Tidak ada lahan untuk mendirikan tenda pengungsian, lahan pertanian dipilih agar kegiatan ekonomi petani, termasuk distribusi pupuk, menghadapi masalah setelah gempa.

Selain itu, seringnya terjadi gempa susulan membuat petani lebih fokus menyelamatkan anggota keluarganya dan memilih tinggal di posko pengungsian, meski harus memenuhi kebutuhan sehari-hari di rumahnya.

Andy mengatakan, fenomena tersebut terjadi di sejumlah kawasan pertanian di Cianjur, seperti Kecamatan Koganang, Warang Kundang, dan Gekbrung. Sektor pertanian di episentrum gempa lumpuh total selama 3 minggu akibat rusaknya infrastruktur, mulai dari akses jalan hingga kios pupuk yang roboh.

“Sektor pertanian jangan sampai lumpuh lama-lama, Popok Kojang terus berupaya berkontribusi dalam upaya menghidupkan kembali pertanian di Cianjur. Terkait sektor tersebut, kami terus memberikan pupuk dan unsur hara tanaman terbaik kepada para petani Cianjur.

Bahkan di awal tahun ini, situasi tanggap darurat di Sianjur sudah berubah menjadi masa transisi pemulihan darurat, pihaknya berupaya menyalurkan pupuk tepat waktu, dan Raja Muda Sianjur, Hermann Sohrmann, mengeluarkan SK Alokasi Subsidi Pupuk 2023 .telah ditandatangani .

Ia mengatakan, alokasi pupuk bersubsidi untuk wilayah Sianjur pada 2023 mencapai 61 ribu 148 ton dengan rincian 39 ribu 718 ton pupuk urea dan 21 ribu 430 ton NPK sehingga petani yang sudah pulih bisa mulai bercocok tanam kembali.

HET pupuk urea bersubsidi tahun 2023 sebesar Rp 2.250 per kg, pupuk NPK sebesar Rp 2.300 per kg, sedangkan HET pupuk bersubsidi tidak berubah seperti tahun lalu, tambah Andy. Seluruh kios di Cianjur diimbau tidak menjual pupuk dengan harga lebih tinggi dari HET.

PT Pupuk Kujang salurkan sekitar 800.000 pupuk bersubsidi selama 2022.

Popok Kojang Raih Penghargaan Emas Sesuai dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Pupuk Kujang tetap menerapkan konsep “going green” di lingkungan pabrik

Koresponden: Ahmad Fakhri
Editor: Ahmad Bochuri