FaktaID

Informasi Berita Terupdate

Januari 29, 2023

“Di tahun mendatang yang terpenting harus ada capaian serta peningkatan pembangunan Kota Batu,” kata Aris.

Surabaya (FaktaID) – Pj Wali Kota Batu Aris Agong Pawai akan pindah ke kantor barunya di Kota Batu pada Kamis (19/1) malam setelah dilantik oleh Gubernur Jawa Timur Khufifeh Indar Parwansa di Gedung Gerhadi, Surabaya. Jumat ini

Dalam keterangan tertulisnya di Surabaya, Aris Agong Pawai mengatakan, hari kerja pertamanya adalah pertemuan Menteri Sosial dan Menteri Keuangan di Kota Batu, yang rencananya akan dilaksanakan pada Jumat pekan ini.

“Di tahun mendatang yang terpenting harus ada capaian serta peningkatan pembangunan Kota Batu,” kata Aris.

Untuk itu, Aries berharap mendapat tanggapan masyarakat, anggota DPRD hingga pemuka agama di Kota Batu.

“Kami ingin Kota Wisata Batu benar-benar menjadi pusat wisata di Jatim yang bisa kita kembangkan bersama,” ujarnya.

Gubernur Khoufifeh mengatakan, pihaknya baru menerima perintah Menteri Dalam Negeri pada Senin sore (16/1). Selain itu, Gubernur diminta mengoordinasikan tindak lanjut pada Kamis (19/1) siang atau Jumat (20/1) pagi.

Sebelum ada keputusan Mendagri, Khufife telah menunjuk Menteri Daerah Kota Batu Zadim Efisiensi sebagai Plt Wali Kota Batu setelah Wali Kota Dewanti Rumpoko dan Wakil Punjul Santoso menyelesaikan masa jabatannya pada 26 Desember 2022.

Sedangkan Aries Agung Paewai sebelumnya adalah Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pemprov Jatim. Selain itu, dia akan memimpin Pemkot Batu hingga pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang dijadwalkan pada 2024.

Gubernur Khoufife menilai, koordinasi, kerjasama dan sinergi Persatuan Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Batu (Furkopimda) dengan Plt Walikota Aris Agong Pawai akan terlaksana dengan baik.

Mantan Menteri Sosial itu mengatakan, “Prioritasnya sekarang adalah menyusun rencana kerja pembangunan daerah atau RKPD tahun 2024. Semua daerah/kota sudah mempersiapkan semuanya. Saya kira Pak Aris sudah paham bahwa semua itu harus dilakukan. “

Koresponden: Abdul Hakim/ Hanif Nasrallah
Editor: Agus Setivan