FaktaID

Informasi Berita Terupdate

Januari 30, 2023

Konsekuensi besar menanti klub Juventus Liga Italia (Serie A) setelah dikurangi 15 poin, yang bisa dikenai larangan tampil di kompetisi Eropa dan denda 377 miliar dolar.

FaktaID – Konsekuensi besar menanti klub liga Italia (Serie A) Juventus setelah dikurangi 15 poin, yakni skorsing kompetisi Eropa dan denda 377 miliar rupiah.

Juventus yang menunjukkan tanda-tanda kebangkitan dengan raihan 37 poin dari 18 laga dan menempati posisi empat besar klasemen Liga Italia, kini terpuruk di peringkat 10 pada musim 2022/23.

Ini menunjukkan bahwa perjuangan Bianconeri untuk gelar Scudetto masih jauh dari selesai karena selisih poin.

Ya, Si Nyonya Tua unggul 12 poin dari rival terdekatnya di 7 besar, termasuk Lazio, Atalanta, dan AS Roma, sehingga butuh keajaiban bagi Juventus untuk kembali ke Premier League lagi.

Memang tidak ada yang tidak mungkin karena Liga Italia 2022/2023 masih menyisakan 20 pertandingan, namun Si Nyonya Tua harus bersiap menghadapi kemungkinan terburuk.

Juventus didenda 15 poin menyusul tuduhan manipulasi laporan keuangan klub, termasuk nilai transfer beberapa pemain yang mereka tandatangani.

Bianconeri pun siap melawan dan memprotes keputusan FIGC (PSSI Italia) di tempat yang disebut Plasvalenza di Italia.

Petinggi seperti Andrea Agnelli, Maurizio Arrivabne, Federico Carobini dan Fabio Paratici pun tak luput dari larangan bermain sepak bola Italia.

Juventus dikatakan memiliki waktu 30 hari untuk mengajukan banding atas keputusan FIGC.

Namun, bukan hanya pengurangan 15 poin di Liga Italia, Juventus juga menghadapi sanksi larangan tampil di kompetisi Eropa hingga denda Rp 377 miliar.