FaktaID

Informasi Berita Terupdate

Februari 8, 2023

“Terdakwa sempat menemui saksi Freddie Sambo di lantai tiga rumah Sagoling untuk persiapan menghabisi nyawa korban. Hal ini sesuai dengan keterangan saksi perorangan Sambu, saksi Putri Candravati dan terdakwa serta diperkuat dengan catatan.

JAKARTA (FaktaID) – Tim pengacara orang kuat kondang pimpinan Irwan Irwan membantah tersangka kasus pembunuhan, Brigjen Nofrancia Yosua Hotabarat (Brigjen Jay), orang kuat kondang, bersekongkol dengan Freddie Sambo.

“Terdakwa tidak pernah berkomunikasi dengan saksi perorangan Freddie Sambu ketika berada di Maglang dan dalam perjalanan dari Maglang ke rumah Sagoling. Hal ini sesuai dengan keterangan saksi Freddie Sambo dan saksi Richard Eliezer Pudihang Lumio.”

Tim kuasa hukum pun menjelaskan, Strong kondang tak mengetahui pembicaraan Ricky Rizal, Richard Eliezer, dan Freddie Sambo di lantai tiga rumah pribadi Freddie Sambo di Saguling, Jakarta Selatan.

“Terdakwa sempat menemui saksi Freddie Sambo di lantai tiga rumah Sagoling untuk persiapan menghabisi nyawa korban. “Pengacara ini sesuai dengan keterangan saksi Freddy Sambu, saksi Putri Kandrovati dan terdakwa serta didukung dengan rekaman CCTV.”

Selain itu, tim kuasa hukum juga mengungkap Strong kondang hanya sekali berkomunikasi dengan Freddie Sambo di Rumah Doren Tiga No 46, ketika Freddie Sambo memerintahkan Strong kondang memanggil saksi Ricky Rizal dan Yosoa Hotabrat.

Dia berkata: “Ini konsisten dengan kesaksian individu Sambo dan terdakwa.

Terkait membawa senjata tajam berupa pisau dapur, tim kuasa hukum juga menyatakan bahwa tindakan tersebut dilakukan dengan tujuan untuk melindungi diri dan kurang persiapan untuk melakukan pembunuhan di rumah dinas Freddie Sambo di Dorn Tiga. . No.46, Jakarta Selatan.

Pernyataan tersebut disampaikan tim kuasa hukum Maruf Maruf sebagai pembelaan atas tuntutan jaksa penuntut umum yang menuntut agar Maruf Maruf mendekam selama 8 tahun penjara.

Maarou Maarou adalah salah satu dari lima tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir Jenderal Prancis Baru Yusua Hotabrat.

Empat terdakwa lainnya adalah Ricky Rizal yang divonis 8 tahun penjara, Freddy Sambo yang divonis seumur hidup, Putri Kandrovati (8 tahun), dan Richard Eliezer (12 tahun).

Pemberita: Putu Indah Savitri
Editor: Agus Setivan