FaktaID

Informasi Berita Terupdate

Januari 29, 2023

Surabaya (FaktaID) – Pelatih Bayankara FC Widodo Kahiyo Potro mengakui Presbaya sudah cukup dinamis menjelang putaran pertama Liga 1 Indonesia musim 2022/2023.

Widodo mengatakan dalam konferensi pers pasca pertandingan: “Jelas Presbaija sekarang berbeda dari babak pertama, inti tengah cukup dinamis dan mereka cukup berani untuk memainkan bola, selain itu mereka memiliki banyak pemain muda.” Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Senin.

Ia mengatakan, sebenarnya para pemain tim muda berjuluk Bajol Ijo itu tidak panik dan enjoy bermain.

“Kami sudah berusaha semaksimal mungkin, bahkan para pemain sudah bekerja keras, Persepolis benar-benar dinamis,” ujarnya.

Gol akrobatik Paulo Victor membuat Persabaya kalah dari Bayankara FC.

Pelatih Bayankara FC berharap pemain menerapkan hasil TC

Lanjutnya: Selain para pemain muda, lini tengah Persepolis yang mungkin akan sedikit menyulitkan para pemain untuk menciptakan peluang dan membalikkan keadaan.

Sedangkan menurutnya, para pemain baru sangat membantu dan juga bersedia membantu tim dengan mencetak gol di pertandingan pertama mereka.

“Meskipun melintasi titik putih, itu adalah hal yang progresif,” kata Widodo.

Sementara itu, kapten Bhayangkara FC Ruben Sanadi telah berdamai dengan Widodo Cahiono Potro dan dirinya sendiri mengakui kesalahan timnya menghadapi tim kebanggaan Arc-Arc Soroboyo.

“Kekalahan Bayankara mungkin salah kami, terutama saya sebagai bek, kami akui semoga menjadi penilaian kami ke depan karena pertandingan masih banyak,” kata Bumi Biak.

Persabaya Surabaya rayakan lima gol ke gawang Presta Tangerang

Bhayangkara FC pertahankan TC di Cianjur dan tingkatkan performa

Persabaya Surabaya mengamankan tiga poin setelah mengalahkan Bayankara FC 2-1 dalam pertandingan Liga 1 Indonesia 2022/23 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik pada Senin (23/1) sore.

Kemenangan Persabaya lahir berkat gol Rizky Rideau pada menit ke-42 dan Paulo Victor pada menit ke-85, sementara Matias Mir dari Bayankara FC mencetak gol dari titik penalti pada menit ke-34.

Hasil tersebut membuat Persabaya Surabaya berada di peringkat ketujuh klasemen Liga 1 Indonesia dengan raihan 28 poin dari 19 pertandingan, sedangkan Bayankara FC tetap bertahan di peringkat ke-14 dengan raihan 19 poin.

Wartawan: Abdul Hakim/Nofal Ammar Emaduddin