FaktaID

Informasi Berita Terupdate

Januari 27, 2023

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro. Foto: PSS Sleman

INDOSPORT.COM –¬†Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro, kecewa berat setelah timnya kalah dari Persija Jakarta 0-2 pada laga tunda pekan ke-17 Liga 1 2022-2023.¬† Ada dua hal yang menjadi penyebab poin hilang.

Laga tunda ini berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (8/1/23). Pertandingan dimulai dari menit ke-47, dengan peluang sepak sudut untuk tim Persija Jakarta.

Awalnya, kedua tim bermain cukup berimbang. Meski Persija lebih mendominasi bola, PSS bisa meraih peluang emas, terutama setelah Riki Dwi Saputro masuk menggantikan Hokky Caraka.

Sayangnya, peluang emas Riki Dwi gagal berbuah gol. Kegagalan menyelesaikan peluang itu malah dilengkapi dengan hilang fokus dalam sistem bertahan.

Alfriyanto Nico bisa dengan mudah melepaskan umpan ke sektor kanan pertahanan PSS. Ternyata, Bagus Nirwanto tak menyadari keberadaan Riko Simanjuntak yang kemudian menyelesaikan umpan dengan sundulan.

Kesalahan kembali dibuat lini belakang PSS Sleman atas gol kedua Persija Jakarta. Lagi-lagi, Riko Simanjuntak yang jadi aktor dalam merebut bola dari kaki Bagus Nirwanto.

Bedanya, gol bukan lahir dari kaki Riko. Sepakan terarah Riko masih bisa ditepis kiper PSS, Muhammad Ridwan. Namun, Ginanjar Wahyu yang berdiri bebas langsung mengeksekusi bola liar di depan gawang PSS.

Seto Nurdiyantoro pun tak bisa menutupi kekecewaan atas kekalahan ini. Menurutnya, PSS cukup bisa mengantisipasi serangan Persija dan coba membuat peluang.

PSS Sleman pada akhirnya harus kalah karena kesalahan yang dilakukan timnya sendiri. Kesalahan bukan hanya terjadi pada gol pembuka, namun juga gol kedua.

“Sebenarnya kekalahan ini sangat kami sayangkan. Lagi-lagi kekalahan ini karena kesalahan sendiri. Dua gol ini karena kesalahan dari kita sendiri,” ucap Seto dalam jumpa pers usai pertandingan.