FaktaID

Informasi Berita Terupdate

Januari 29, 2023

Selebrasi pemain PSS Sleman, Yevhen Bokhashvili usai mencetak gol ke gawang Kalteng Putra pada Liga 1 antara PSS Sleman vs Kalteng Putra, Jumat (18/10/19).

INDOSPORT.COM – Penyerang asal Ukraina, Yevhen Bokhashvili, rela meninggalkan karier di Eropa untuk kembali ke PSS Sleman. Kenangan manis Liga 1 Indonesia 2019 sangat membekas di hatinya.

Yevhen dan PSS Sleman memang punya kenangan spesial. Juara Liga 2 2018 ini merupakan klub pertama yang menampungnya ketika berkarier di Asia, tepatnya Indonesia.

Ternyata, perjalanan pada Liga 1 2019 sangat istimewa. Sempat disebut bakal dicoret dari masa trial, Yevhen justru menjadi bomber ganas di Liga 1.

Yevhen Bokhashvili menorehkan 16 gol dalam 33 penampilan. Performa impresif itu membuatnya sukses membawa PSS nangkring di urutan ke-8 klasemen akhir musim 2019.

Kenangan itu membuat Yevhen tak kuasa menolak ajakan PSS Sleman untuk rujuk pada putaran kedua Liga 1 2022-2023. Dia rela mengorbankan karier di Eropa. 

Sebelumnya, dia tercatat membela klub Rumania, SC Otelul Galati. Dari catatan Soccerway, Yevhen membukukan dua gol untuk Otelul dalam ajang Piala Rumania 2022.

“Jujur, sangat bahagia dengan momen ini. Keluarga saya juga ikut berbahagia karena keinginan untuk kembali menjadi kenyataan,” kata Yevhen Bokhashvili.

“Puji Tuhan, saya sangat bahagia seperti tak pernah meninggalkan tempat ini. Momen ini sesuatu yang normal bagi pesepak bola profesional namun saya tidak percaya ini terjadi,” lanjutnya.

PSS Sleman bisa dibilang menyelamatkan reputasi Yevhen sebagai bomber tajam. Ia merupakan salah satu talenta berkualitas yang pernah dimiliki Ukraina.

Hal itulah yang membuat Yevhen Bokhashvili pernah menjadi andalan timnas Ukraina U-21. Sayangnya, pandemi Covid-19 sempat membuat dia harus pulang kampung.

“Semua hal yang memaksa saya meninggalkan PSS Sleman, suporter sangat memahami dan mereka tahu. Dalam perjalanan waktu, saya selalu menunggu kesempatan ini datang kepada saya saat kompetisi sepak bola Indonesia kembali dilanjutkan,” tutur Yevhen.