FaktaID

Informasi Berita Terupdate

Januari 29, 2023

Tokyo (FaktaID) – Keluarga Jepang Komunitas Islam Indonesia (KMII) berharap belajar bersama Ustaz Hanan Attaki bisa menjadi penyemangat, khususnya bagi generasi muda Indonesia di negeri Sakura.

Acara ini tentu sangat kita harapkan penyebab Itu bisa memotivasi kita, terutama para remaja. Namun, secara demografis, mayoritas di Jepang adalah kaum muda.”

Umat ​​Islam akan menghadapi bulan suci Ramadan kurang dari dua bulan lagi, kata Mohammad Aziz di sela-sela kuliah bertajuk “Mencapai Keputusan yang Baik di Era Digital 2023” di Tokyo, Minggu.

Oleh karena itu, diharapkan kegiatan ceramah yang disampaikan oleh Master Hanan Ataki dapat menjadi sarana persiapan peningkatan kuantitas dan kualitas ibadah.

Ia berkata: “Mungkin ini akan menjadi latihan bagi kita untuk mempersiapkan diri untuk beribadah di bulan Ramadhan.”

Profesor Hanan Attaki dalam kajiannya menekankan pentingnya doa bagi umat Islam dalam mencapai keajaiban dalam hidup.

“Apa kunci untuk bisa melakukan mujizat. Hal yang tidak mungkin menjadi mungkin. Kunci untuk mencapai mujizat adalah beriman kepada Tuhan, khususnya beriman kepada janji-janji Allah.”

Pada kesempatan tersebut, Atase Kehutanan KBRI Tokyo, Mohammad Zahrul Mutaqin yang mewakili Dubes RI menyampaikan bahwa pihaknya mendukung kegiatan positif ini dengan memfasilitasi tidak hanya umat Islam tetapi juga seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) di Tokyo .

“KBRI Tokyo pada dasarnya mendukung semua kegiatan yang meningkatkan silaturahmi, meningkatkan hubungan antar warga, antara masyarakat Indonesia dengan warga negara Indonesia dan warga negara Jepang,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan ini dapat merangsang kegiatan-kegiatan positif lainnya yang dapat membantu mewujudkan WNI di Jepang, khususnya dalam aspek keimanan dan ketakwaan.

Kegiatan ini diawali dengan sholat berjamaah dan kuliah pagi bersama Profesor Hanan Ataki. Kemudian dilanjutkan dengan kajian Muslimah Profesor Hanin Akira dengan tema “Islam Kuat dan Tekun di Lingkungan Minoritas” dan diakhiri dengan salam.

Acara tersebut juga dilengkapi dengan sejumlah kios yang menjual makanan dan jajanan khas Indonesia, seperti siomay, siomay, sate padang, dan gorengan.

Kajian Islam tentang Korupsi dan Suap Digelar di Sulawesi Selatan
Kak Siang: Umat Islam Harus Kuasai Teknologi

Koresponden: Joyta Trisena Rahayu
Editor: Rahmad Nasooyoun