FaktaID

Informasi Berita Terupdate

Januari 27, 2023

Jakarta (FaktaID) – Pakar keselamatan berkendara Jusri Pulubuhu mengatakan kebijakan penggolongan atau klasifikasi Surat Izin Mengemudi (SIM) C khusus bagi pengguna kendaraan roda dua di atas 250 cc yang diberlakukan oleh Korlantas Polisi Lalu Lintas (Korlantas) Indonesia penting. sepeda motor besar

“Saya sangat setuju dengan maksud dan tujuan klasifikasi bukan C-wire,” kata Josri Pulobhu, Senin saat dihubungi FaktaID.

Korlantas Polri segera berlakukan klasifikasi kawat C

Ia menilai pengguna kendaraan roda dua dengan kapasitas mesin besar membutuhkan bantuan lebih sebelum meninggalkan sepeda motornya di jalan raya, baik untuk kendaraan operasional sehari-hari maupun kebutuhan lainnya.

Klasifikasi SIM C ini memberikan keuntungan lebih bagi pengguna kendaraan roda dua berkapasitas tinggi. Para pengguna kendaraan roda dua ini nantinya akan mendapatkan edukasi psikologis yang baik saat berada di jalan raya.

Dijelaskannya: Dampak psikologisnya besar, mereka bisa bangga dengan membawa mesin besar, karena CC besar, harga juga mahal, dan emosi harus dikendalikan. Suara saja dapat membangkitkan sikap yang berbeda.

Kendati demikian, penerapan klasifikasi SIM C tidak hanya menciptakan psikologi positif untuk meminimalisir kecelakaan fatal dari pengguna sepeda motor berkapasitas besar.

Korlantas Polri mempertimbangkan penerapan manual ticketing dan e-ticketing

Dikatakannya: Oleh karena itu, dengan adanya perbedaan tipe mesin, karakter mesin dan dimensi mobil dari 100 cc hingga 2000 cc, hal ini memerlukan klasifikasi bagi pengendaranya.

Namun, dia berharap pelaksanaan tahap uji coba dilakukan secara profesional. Hal ini tentunya untuk memberikan landasan berkendara yang baik bagi para pengguna kendaraan roda dua dengan dimensi mesin yang besar.

Dia menekankan: “Efek yang baik adalah memberikan kualifikasi yang lebih baik bagi pengemudi. Jadi mereka tidak hanya dapat membawa kendaraan, tetapi secara hukum mereka dapat melalui proses pengujian.”

Korlastas Polri akan mengeluarkan aturan baru tentang klasifikasi kabel C untuk pengendara sepeda motor.


Kartu SIM C yang sebelumnya hanya berlaku untuk satu kelas, tahun ini akan dibagi menjadi tiga kategori sesuai Peraturan Kapolri (Ungu) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan Surat Izin Mengemudi pada Pasal 13 ayat (2) , huruf g, h. Dan saya.

Dalam peraturan tersebut, disebutkan bahwa pengguna kendaraan roda dua di atas 250 cc wajib memiliki jenis kartu SIM lainnya, yaitu kartu SIM C1 dan kartu SIM C2.

Odong-odong Tak Laik Jalan, Gara-gara Larangan Aspal di DKI.

Polari luncurkan buku berisi 1200 soal tes teori kartu SIM

Korlantas Kembangkan Plat Nomor Pakai Chip dan QR

Pengkhotbah:
Diedit oleh: Aida Nurjahani