FaktaID

Informasi Berita Terupdate

Januari 29, 2023

Jakarta (FaktaID) – Presiden Badan Pendukung Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rahmdani berharap pertemuan antara Presiden RI Joko Widodo dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dapat memperkuat dukungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia.

“Kita berharap dengan pertemuan ini ada harapan baru untuk mendukung para pekerja migran Indonesia,” kata Presiden BP2MI Benny Ramdani saat dihubungi FaktaID dari Jakarta, Senin.

Menurutnya, selama ini banyak pemberitaan mengenai masih optimalnya dukungan tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di negara tetangga. Ia mencontohkan seperti Rutan atau Rutan PMI yang terkadang tidak memiliki fasilitas air bersih dan ditempati melebihi kapasitasnya.

Dengan kedatangan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim di Indonesia dan ikrar yang disampaikannya kepada Presiden Joko Widodo, Bani berharap hal ini akan mempengaruhi upaya untuk lebih melindungi PMI.

BP2MI selidiki laporan dugaan overcharge calon PMI

Eric Tohir: Kunjungan Perdana Menteri Malaysia menjadi momen untuk menggenjot perlindungan PMI

Selain itu, kunjungan ini diharapkan dapat meningkatkan manajemen pengerahan PMI yang lebih baik berdasarkan kepentingan bersama kedua negara.

“Kami menemukan harapan baru untuk memperkuat dukungan bagi para pekerja migran kami,” kata Benny.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan menyambut baik komitmen Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim untuk mendukung PMI di Malaysia.

Presiden Joko Widodo menyampaikan harapan agar sistem satu saluran (Sistem satu saluran) untuk perekrutan dan penempatan PMI sebenarnya dapat dilakukan bersama oleh kedua negara.

Dalam pertemuan Senin (9/1), Presiden juga menyampaikan pentingnya membangun pusat pendidikan di semenanjung untuk menjamin hak pendidikan bagi anak-anak PMI.

Jokowi menyambut baik janji PM Malaysia untuk melindungi PMI

Jokowi berharap penempatan saluran PMI di Malaysia berjalan baik

Koresponden: Prisca Triferna Violleta
Editor: Arafozon Saptiolda A