FaktaID

Informasi Berita Terupdate

April 2, 2023

Mohon maaf atas pelecehan seksual yang dilakukan oleh pengunjung tempat wisata

Jakarta (FaktaID) – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mendorong pengelola Situs Wisata Kaveh Ratu di Taman Nasional Gunung Halimun Salk (TNGHS), Bogor, Jawa Barat, untuk menghukum pelaku pelecehan seksual.

“Agar pengelola tempat wisata bisa menghukum pelakunya,” kata Ratna Susyanavati, Wakil Direktur Perlindungan Hak Perempuan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat. Pelecehan pengunjung di TNGHS.

Menurutnya, tempat wisata harus menjadi ruang publik yang aman dan nyaman untuk aktivitas perempuan.

“Kami menyayangkan adanya kejadian pelecehan seksual yang dialami oleh pengunjung lokasi wisata. Seharusnya kunjungan wisatawan aman dan nyaman bagi seluruh pengunjung, namun malah dicemari oleh ulah oknum yang tidak bertanggung jawab yang justru memiliki kendali atas keamanan situs TNGHS. Adalah.” kata Ratna.

Pakar: Pengebirian terhadap pelaku kekerasan seksual harus segera dieksekusi

KemenPPPA imbau orang tua lindungi anak dari ancaman kekerasan seksual

Ratna mengucapkan terima kasih kepada para korban yang berani melaporkan kekerasan seksualnya kepada publik.

Dengan terungkapnya kasus ini, KemenPPPA berharap semua pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah maupun dunia usaha dapat berkontribusi terhadap keamanan dan kenyamanan perempuan di tempat umum, terutama untuk mewujudkan lokasi wisata yang bebas dari ancaman kekerasan seksual.

Ratna mengatakan, upaya sinergi dan kerjasama dalam memantau perkembangan pariwisata harus diwujudkan tidak hanya dari segi infrastruktur, tetapi juga harus diperhatikan kesiapan sumber daya manusia untuk berusaha mendukung pengunjung.

Sebelumnya, seorang perempuan mengungkapkan kejadian pelecehan seksual yang dialaminya saat mengunjungi Taman Nasional Gunung Helimon Salk di Kaveh Rato melalui akun media sosialnya.

KemenPPPA awasi proses hukum kasus kekerasan seksual di Pesantren Jember

Pengkhotbah : Anita Premata Devi
Editor: Budi Santoso