FaktaID

Informasi Berita Terupdate

Januari 30, 2023

Untuk hari ini, sentimen pasar positif. Saham global cenderung bergerak menguat jelang rilis inflasi AS yang diperkirakan kembali mereda pada Desember.

JAKARTA (FaktaID) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menguat pada Kamis pagi menjelang rilis data inflasi AS.

IHSG naik 8,36 poin atau 0,13% menjadi 6.592,81 poin. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 mencapai 897,69 dengan pertumbuhan 2,75 poin atau 0,31 persen.

“Sentimen pasar hari ini cenderung positif. Bursa global cenderung bergerak positif jelang rilis inflasi AS yang diperkirakan akan kembali mereda pada bulan Desember,” tulis tim riset Surya Fajar Sekuritas dalam kajian di Jakarta, Kamis.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa arah kebijakan moneter global semakin jelas dan berimplikasi pada penurunan tekanan.

Selain itu, nilai tukar rupiah menguat sebagai dampak dari kebijakan pemerintah memperluas aturan penerimaan devisa dari ekspor ke sektor lain.

Sementara itu, bursa saham AS bergerak menguat pada perdagangan kemarin. Pasar bersiap untuk menyambut rilis inflasi Januari nanti malam.

Inflasi AS diperkirakan turun menjadi 6,5% (disetahunkan) pada bulan Desember dari 7,11% (disetahunkan) pada bulan November, menurut konsensus.

Pertumbuhan yang lebih lambat telah meredakan kekhawatiran akan tekanan moneter. Selain itu, pasar juga menunggu jadwal rilis kinerja Q4 2022 dari beberapa perusahaan.

Pasar saham Eropa mengalami tren kenaikan dan pasar saham Asia pada perdagangan kemarin. Pasar masih menunggu agenda rilis inflasi Desember yang akan menentukan arah pasar global.

Namun secara teknikal, potensi pelemahan IHSG masih ada bayangan yang lebih rendah Memberikan kesempatan penguatan yang terbatas. IHSG diharapkan dengan level yang berbeda dukung 6500 dan 6600, tetapi investor harus waspada terhadap aksi pelemahan lebih lanjut.

Bursa regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei menguat 9,1 unit atau 0,03% menjadi 26455,1 unit, indeks Hang Seng menguat 71,95 unit atau 0,34% menjadi 21508 unit, indeks Shanghai turun 1,14 unit atau 0,7% menjadi 0,03 dan mencapai 04 persen. Indeks mengalami penurunan sebesar 3,63 poin atau 0,11% dan mencapai 3.267,88.

IHSG jatuh pada Rabu di tengah penguatan pasar saham regional dan global
Mirae Asset memprediksi IHSG tumbuh 15% pada 2023 mencapai 7.880.
IHSG ditutup melemah di tengah kehati-hatian pasar terhadap data inflasi AS

Koresponden: Citro Etomoco
Editor: Faisal Yunianto