FaktaID

Informasi Berita Terupdate

Juni 4, 2023

Kami PSSI di posisi tuan rumah, pertama (mereka) menolak bermain (timnas Israel), lalu mereka imbang, jadi kami juga kesulitan di akhir, kami tidak ingin berada di sana lagi.

Jakarta (FaktaID) –

FIFA membatalkan undian Piala Dunia U-20 di Bali pada Sabtu pagi, meski FIFA belum mengeluarkan surat resmi kepada PSSI. Hal itu disampaikan Anggota Komite Eksekutif Arya Sinulingga dalam jumpa pers yang digelar di GBK Arena, Jakarta, Sabtu.

Pengundian Piala Dunia U-20 sedianya dijadwalkan berlangsung pada 31 Maret di Bali. Namun tidak diterimanya timnas Israel oleh Gubernur Bali dan Pemprov Bali menyebabkan event ini dibatalkan.

“Sebetulnya kami belum menerima surat resmi dari FIFA. Tapi pesannya jelas sudah dibatalkan. Dan ini kami maklumi karena penolakan Gubernur Bali, Pemprov Bali, yang menolak masuknya tim Israel Aria Dia berkata: Oleh karena itu, tentu saja, lotere tidak mungkin tanpa partisipasi tim.

Arya mengatakan PSSI memahami rumitnya memisahkan urusan politik dan olahraga. Oleh karena itu, kata Aria, Presiden PSSI Eric Tohir akan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri sebagai penanggung jawab diplomasi dan kebijakan luar negeri, serta Kementerian Pemuda dan Olahraga sebagai panitia lokal Piala Dunia U20.

Eric pun mengisyaratkan akan segera melaporkan situasi dan permasalahan yang dihadapinya kepada Presiden Joko Widodo agar dapat dicarikan solusi terbaik. Ketua Umum PSSI juga berharap bisa membuka komunikasi dengan FIFA dalam waktu dekat guna mencari solusi.

PSSI juga sudah menjangkau Pemprov Bali, namun Arya mengatakan pihaknya menghormati pembentukan provinsi tersebut.

“Kami di posisi penyelenggara PSSI, pertama (mereka) menolak (timnas Israel), kemudian dibuat undian, jadi kami juga kesulitan di akhir, kami tidak ingin berada di sana lagi, ” dia berkata. dikatakan

Aria menambahkan, isu Piala Dunia U-20 bisa membuat Indonesia kena sanksi FIFA. Sejak Indonesia sejak awal mengajukan diri menjadi tuan rumah dengan segala konsekuensinya, namun kemudian gagal, maka dapat dikatakan bahwa Indonesia sendiri telah melanggar apa yang telah disepakati sebelumnya.

Di tahun 2018 kami juga dibanned, kami pernah mengalami itu, jadi ini bukan hal baru yang kami alami dan kami tidak ingin hal itu terjadi lagi pada kami. Selain itu, kami tidak dapat berpartisipasi dalam kompetisi internasional. Liga kami terdaftar dan diakui oleh FIFA, Liga 1, Liga 2, Liga 3 dan jika kami ditolak, liga kami tidak akan ada lagi.

Penceramah : Rauf Ender Adipati
Editor: Dadan Ramdani