FaktaID

Informasi Berita Terupdate

Januari 27, 2023

Surabaya (FaktaID) – Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur Irwin Asta mengatakan empat kabupaten di Pulau Madura memiliki jumlah kasus campak tertinggi di provinsi tersebut.

“Dari pencatatan hingga Desember 2022, Pulau Madura tercatat 150 kasus campak, dengan rincian Kabupaten Sampang 57 kasus, Kabupaten Sumenep 55 kasus, Kabupaten Pamekasan 25 kasus, dan Bangkalan 13 kasus,” kata Erwin di Surabaya, Selasa.

Sedangkan daerah lain dengan kasus campak tinggi antara lain Provinsi Pasuruan 34 kasus, Magatan 10 kasus, Kabupaten Probolinggu lima kasus dan Kota Batu empat kasus.

Vitamin A dosis tinggi penting untuk mencegah infeksi campak semakin parah

Erwin Asta mengatakan, dari 150 kasus yang ada di Pulau Madura masih bisa ditangani dengan baik.

Ia mengatakan: “Alhamdulillah pasien telah sembuh. Menurut laporan yang diterima Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, tidak ada laporan perlunya perawatan khusus campak.”

Menurutnya, penurunan cakupan vaksinasi yang signifikan selama wabah Covid-19 menyebabkan penyakit campak dan menyebabkan banyak anak tidak menyelesaikan vaksinasi rutin.

Dikatakannya: Kasus campak terjadi karena rendahnya cakupan vaksinasi MR/MMR, sehingga orang tua harus memastikan cakupan vaksinasi penuh untuk anaknya.

Irwin mengimbau masyarakat, jika mengalami gejala demam dan ruam atau bercak merah, segera bawa ke Puskesmas atau Puskesmas terdekat.

Penyakit ini sangat mudah menular, jika ditemukan satu kasus dapat menularkan 12 sampai 18 orang disekitarnya, namun penyakit campak sangat mudah dicegah dengan imunisasi. Harap pastikan bahwa semua anak divaksinasi campak tiga kali, yaitu pada usia lanjut. Ervin menambahkan: Dari 9 bulan, 18 bulan dan kelas satu.

IDAI: Suplemen tidak bisa menggantikan imunisasi

Kemenkes: Cakupan imunisasi campak dan rubella nasional capai 72,7%

Ia juga berupaya keras untuk mengendalikan kasus campak di Jawa Timur. Misalnya memberikan bantuan kepada daerah/kota yang terkena dampak, mulai dari melakukan penelitian epidemiologi hingga memberikan rekomendasi pelaksanaan Prevalensi respon imunisasi (ORI) atau memberikan vaksinasi MR tambahan untuk melindungi kelompok orang yang berisiko.

Kami juga menyediakan perlengkapan berupa vaksin MR untuk pelaksanaan ORI di kabupaten/kota yang membutuhkan. Untuk mencegah penyebaran PD3I (penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi), Gubernur Jawa Timur juga telah mengeluarkan PD3I. Irwin mengatakan surat peringatan wabah Juli 2022.

Koresponden: Willy Irvan
Editor: Endang Sukarelawati