FaktaID

Informasi Berita Terupdate

Januari 28, 2023

Tahun lalu, kami melakukan 63 kasus evakuasi sarang lebah dan 57 kasus evakuasi ular.

TRENGALK, JAWA TIMUR (FaktaID) – Dinas Pemadam Kebakaran Terengalk, Jawa Timur, semakin terlatih untuk menghadapi keadaan darurat lingkungan yang melibatkan keberadaan satwa liar dan berbahaya, seperti berbagai jenis ular, tawon, primata, atau hewan berbahaya lainnya. . Semua jenis binatang

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Non Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Wilayah Trengalk, Burhanuddin, dalam mempublikasikan hasil penanganan pengaduan warga terkait masuknya satwa liar ke permukiman yang menimbulkan keresahan lingkungan di Trengalk, Ia menekankan kesiapan. Dari personel Dinas Pemadam Kebakaran Terenglak.

Dia berkata: “Tahun lalu, kami melakukan 63 evakuasi sarang lebah dan 57 evakuasi ular, dan pengalaman ini telah menjadi kesempatan bagi tim pemadam kebakaran untuk menangani keadaan darurat lingkungan terkait dengan hewan liar yang berbahaya di daerah pemukiman.”

Burhanuddin menjelaskan, dari total ular yang dievakuasi dari rumah warga, ular sanca jala dan pisces string paling dominan. Sebagian besar ular sanca dilepas di sekitar kandang ternak milik warga.

Dia juga mengatakan: Beberapa dari mereka telah dilaporkan berburu ternak warga.

Setelah dipindahkan sementara ke stasiun pemadam kebakaran, ular liar dipantau pertumbuhannya.

Petugas menggandeng relawan pemadam kebakaran dengan latar belakang pecinta reptil. Jika memungkinkan, ular tersebut kemudian dilepaskan atau dikembalikan ke habitatnya jauh dari pemukiman manusia.

“Tapi untuk ular kobra dan sejenisnya, perlakuannya berbeda. Kami berkoordinasi dengan BBKSDA. “Beberapa king kobra kami keluarkan dari rumah warga dan diserahkan ke BBKSDA.”

Di antara hewan berbahaya yang dievakuasi, beberapa di antaranya menyerang pemilik rumah.

Dan yang sering menyerang pemilik rumah adalah serangan lebah ketergantungan vespa. Meski tidak ada laporan korban jiwa, serangan lebah dianggap lebih umum daripada serangan ular.

“Kalau begitu untuk perlakuan yang berbeda,” ujarnya lagi, “Karena berbahaya, kita basmi lebah dulu baru sarangnya dievakuasi dari rumah warga.”

Sarang Semut Vespa Warna-warni di Trengalk Dievakuasi Pemadam Kebakaran
Dinas Pemadam Kebakaran Trengalk Serahkan Kukang Jawa ke BBKSDA untuk Dikonservasi.

Koresponden: Destyan H. Sujarwoko
Editor: Bodhisantoso Budiman