FaktaID

Informasi Berita Terupdate

Februari 8, 2023

Jakarta (FaktaID) – U2 disebut-sebut akan merilis album “Songs of Surrender” pada Maret mendatang yang berisi 40 lagu lawas yang direkam ulang.

Meski belum secara resmi mengumumkannya, U2 telah membagikan beberapa informasi kepada penggemarnya. Proyek yang telah lama ditunggu-tunggu akan dirilis pada 17 Maret.

Gitaris U2 Edge berkata: “Kenyataannya adalah sebagian besar karya kami ditulis dan direkam ketika kami masih sangat muda. Lagu-lagu ini berarti sesuatu yang berbeda bagi kami sekarang.”

Kampanye Peduli AIDS Bono U2 Bersama Seniman Jalanan

“Beberapa telah tumbuh bersama kami. Beberapa telah kami besarkan. Tapi kami belum melupakan apa yang mengilhami kami untuk menulis lagu-lagu itu sejak awal. Inti dari lagu-lagu itu masih ada di dalam diri kami, tetapi bagaimana kami menghubungkan kembali esensi itu?” Ketika kita maju, dan kamu tumbuh begitu cepat?” Dia melanjutkan.

Edge juga mengatakan bahwa musik memungkinkan seseorang melakukan perjalanan menembus waktu. U2 juga membayangkan bagaimana rasanya membawa kembali lagu-lagu lawas ke masa kini.

Band merasa bahwa banyak lagu awal U2 menghasilkan interpretasi baru. 40 lagu akan dihadirkan dengan key, chord, tempo bahkan lirik baru.

“Lagu-lagu bagus sepertinya tidak bisa dihancurkan. Ketika kami mengesampingkan rasa hormat kami untuk lagu aslinya, setiap lagu hari ini mulai membuka suara otentik baru dari orang-orang kami dan terutama Bono sebagai penyanyi. Saya harap kalian menyukai lagu baru kami, kata Tepian.

Laman U2songs.com mencatat bahwa dari 40 cover tersebut diambil dari album “All You Can’t Let Go of”, “The Joshua Tree”, “Dear Achtong”, “Songs of Experience”, “Son”. “Wow”, “How to Defuse an Atomic Bomb”, “Songs of Innocence”, “Unforgettable Fire”, “Rattle and Hum”, “Zoropa”, “Pop” dan empat lagu dari album tersebut.

Bono U2 Gelar Konser “Freedom” Di Metro Kyiv

U2 Rilis ‘Your Song Saved My Life’ Untuk ‘Sing 2’

U2 Jadi Artis Dengan Tur Tersukses Dekade Ini Mengungguli Ed Sheeran

Penerjemah: Maria Cecilia Gallo Prayodia
Editor: Maria Rosari dei Putri